Di ujung Juni yang mulai meredup,
Senja menjelma pelangi jingga,
Cahaya mentari berbisik lembut,
Mengisahkan kenangan yang pernah ada.
Langit pun terhampar warna merah,
Seperti hati yang pernah menghangat,
Setiap semburat jadi saksi kisah,
Tentang cinta yang pernah terikat.
Angin sore membawa aroma nostalgia,
Mengajak hati mengenang cerita,
Tentang tawa, tangis, dan asa,
Dalam alunan waktu yang tak pernah berhenti.
Di tepian cakrawala yang merona,
Kutemukan jejak-jejak masa lalu,
Setiap detik senja ini bercerita,
Bahwa akhir bukanlah sebuah ragu.
Senja di akhir Juni,
Mengguratkan kisah yang tak terhapus,
Menggenggam erat setiap memori,
Dalam harmoni yang abadi dan tulus.
Sinar terakhir, perlahan memudar,
Menyisakan bayang-bayang kenangan,
Menyatu dengan malam yang bersandar,
Menghiasi langit dengan keindahan.
Bintang pertama mulai berpendar,
Menemani gelap dengan cahaya lembut,
Seperti cinta yang tetap membakar,
Di balik senja yang telah menutup.
Kota Daeng, 30 Juni 2024
by.syachruddin di andi tonro I No 6
