MASJIDALABRAR.COM – Artikel Sdr.Haeran salah seorang mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan pada Universitas Cendrawasih, memberikan gambaran yang cukup komprehensif tentang penerapan Kurikulum Merdeka di Indonesia, sebagai ulasan berikut ;
Sejak tahun 2022, Kurikulum Merdeka telah menjadi kurikulum nasional yang diadopsi di Indonesia, menggantikan kurikulum sebelumnya, yakni Kurikulum 2013. Awalnya, Kurikulum Merdeka dikembangkan sebagai respons terhadap dampak pandemi Covid-19.
Sebelumnya, Indonesia telah melalui beberapa kali perubahan kurikulum di tingkat pendidikan dasar dan menengah, mulai dari kurikulum tahun 1947 hingga Kurikulum 2013. Saat ini, lebih dari 256.568 sekolah di Indonesia telah menerapkan Kurikulum Merdeka selama tahun ajaran 2023-2024.
Penerapan Kurikulum Merdeka berbeda dengan pendekatan sebelumnya yang dilakukan serempak di seluruh Indonesia. Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada sekolah untuk memilih antara menggunakan Kurikulum 2013 atau Kurikulum Merdeka secara bertahap.
Meskipun telah berjalan selama hampir 3 tahun, implementasi Kurikulum Merdeka masih menghadapi tantangan. Salah satu penyebabnya adalah miskonsepsi dalam implementasinya.
Selain itu, pertanyaan tentang kelanjutan Kurikulum Merdeka dan kemungkinan peningkatan efektivitasnya menjadi relevan, terutama dengan berakhirnya masa jabatan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, pada tahun 2024.
Keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka sangat tergantung pada upaya yang dilakukan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi di sekolah, serta peran guru sebagai pendidik.
Guru dituntut untuk lebih menguasai teknologi informasi dan berbagi pengetahuan guna meningkatkan kualitas pendidikan, meskipun data menunjukkan bahwa sebagian besar guru di Indonesia masih memiliki keterbatasan dalam menguasai teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
Adaptasi terhadap teknologi dan penguatan karakter menjadi fokus utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Pentingnya mencapai Profil Pelajar Pancasila menekankan perlunya guru mengembangkan model pembelajaran inovatif, seperti model pembelajaran berbasis proyek.
Pemerintah perlu bekerja sama dengan guru dalam merancang dan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Diperlukan peningkatan kualitas pedagogik guru dan motivasi mereka dalam melaksanakan kurikulum. Untuk memastikan kesempatan belajar yang setara bagi guru, perlu dilakukan pelatihan yang komprehensif dan terfokus.
Pahami empat tahapan penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka, yaitu pemahaman garis besar Kurikulum Merdeka, pembelajaran dan asesmen, pengembangan kurikulum operasional satuan pendidikan, dan pengembangan proyek untuk memperkuat Profil Pelajar Pancasila.
Kemendikbudristek telah menyediakan platform Merdeka Mengajar untuk membantu guru memahami dan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Platform ini menyediakan berbagai sumber belajar, modul ajar, asesmen, dan pelatihan daring yang dapat diakses oleh para guru di seluruh Indonesia.
Melalui webinar dan pelatihan secara mandiri, para guru diharapkan dapat mengatasi kendala dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Platform Merdeka Mengajar juga menyediakan video inspiratif dari para guru lainnya, yang dapat menjadi contoh dan sumber motivasi bagi para guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di sekolah mereka (sdn)
