MASJIDALABRAR.COM – Dua jamaah Masjid Besar Al-Abrar, terlibat dalam sebuah insiden sengit saat mereka pulang dari shalat Subuh. Kejadian ini diuraikan secara kronologis oleh Bapak Malli kepada Ketua ORT 002 ORW 07. Berikut ini cerita lengkapnya:
Pagi tadi, Jumat 20 Oktober 2023, kehebohan terjadi ketika Dg Kanang, seorang janda yang tinggal di Jalan Andi Tonro II, ORT 004, dan M. Ali Dg Bali, yang bertempat tinggal di Jalan Andi Tonro I, ORT 002 ORW 07, pulang setelah menyelesaikan shalat Subuh di Masjid Besar Al-Abrar.
Pada awalnya, belum jelas apa yang menjadi pemicu pertengkaran tersebut. Namun, secara mendadak, di depan Toko Mobil Variasi di Jalan Andi Tonro Raya, keduanya terlibat dalam sebuah konfrontasi sengit.
Dalam insiden ini, Dg Kanang berada di posisi yang lebih rendah, sementara Dg Bali mendominasi dari atas, sehingga Dg Kanang tidak dapat bangkit.
Saat situasi semakin memanas, Dg Malli, yang berada tidak terlalu jauh dari lokasi, dengan cepat mendekati dan mencoba memisahkan keduanya. Dengan susah payah, Dg Malli berhasil meredakan ketegangan.
Setelah berhasil dipisahkan, Dg Bali ditarik ke arah Timur, sementara Dg Kanang, dibantu oleh seorang penjual sayur yang kebetulan lewat, diminta untuk membantu menahan Dg Kanang yang masih ingin menyerang Dg Bali dengan tongkat yang biasanya digunakan untuk ke masjid.
Dg Bali, yang masih penuh emosi, mendapatkan dukungan dan pelukan dari Dg Malli. Dg Malli mencoba menenangkan Dg Bali dengan mengucapkan kalimat istighfar, “Istigfar Dg Bali, kita semua baru pulang dari shalat Subuh.”
Di sisi lain, Dg Kanang yang masih tersulut emosi mengancam, “Iyo, ku lapor ko nanti, ada tonji anakku polisi,” dalam dialek Bahasa Makassar. Membalas, Dg Bali berkata, “Iya saya laporko nanti, lapor saja”
Setelah pertengkaran tersebut mereda, keduanya berpisah dan melanjutkan perjalanan masing-masing. Dg Kanang menuju Jalan Andi Tonro II di Kawasan ORT 004 ORW 07.
Kita semua menantikan perkembangan lebih lanjut mengenai insiden Subuh yang terjadi hari ini. Semoga kejadian ini bisa diselesaikan dengan baik dan perdamaian dapat dipulihkan di antara para jamaah Masjid Besar Al-Abrar.

