SYAKHRUDDINNEWS.COM – Sabtu malam, lantai II Masjid Besar Al Abrar terasa lebih hidup dari biasanya. Di tengah suasana tenang awal bulan Rajab, para pengurus dan jamaah berkumpul, bukan sekadar untuk bermusyawarah, tetapi untuk meneguhkan harapan menyambut Ramadan 1447 H yang kian mendekat.
Malam Sabtu, 20 Desember 2025, bertepatan dengan 1 Rajab 1447 Hijriah, menjadi momentum penting bagi perjalanan kepanitiaan Amaliyah Ramadan. Dari ruang musyawarah itulah, Suhardi Dg Rurung, S.Sos.I dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Panitia Amaliyah Ramadan 1447 H/2026 M, didampingi Khaerul Anwar alias Anno sebagai sekretaris.
Rapat pemilihan dipimpin oleh Hilal Kadir, SE (Daeng Lau). Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bukanlah pilihan yang lahir tiba-tiba, melainkan bagian dari proses panjang regenerasi.
Tahun sebelumnya, Suhardi berperan sebagai sekretaris panitia—belajar, menempa diri, dan memahami denyut kerja kepanitiaan. Kini, tongkat estafet kepemimpinan pun diserahkan kepadanya.
“Regenerasi adalah keniscayaan. Dari pengalaman itulah kami menaruh harapan besar, agar pelayanan kepada jamaah Ramadan tahun ini dapat berjalan lebih baik dan lebih tertata,” tutur Hilal Kadir dengan penuh optimisme.
Harapan itu mendapat penguatan dari para jamaah yang hadir. Dalam suasana dialog yang cair, H. Mustari menyampaikan pandangannya tentang pentingnya membuka ruang seluas-luasnya bagi remaja masjid. Menurutnya, masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang belajar kepemimpinan.
“Libatkan mereka sejak sekarang. Dari sinilah calon pengurus masjid di masa depan ditempa,” ujarnya.
Senada dengan itu, Prof. Syamsuddin AB, S.Ag., M.Pd menilai bahwa keputusan malam ini, merupakan bagian dari proses berkelanjutan. Bagi beliau, kepanitiaan Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana pembelajaran sosial dan kepemimpinan lintas generasi.
“Apa yang kita putuskan malam ini adalah investasi masa depan. Remaja masjid harus diberi kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan memimpin,” katanya.
Malam kian larut, namun suasana musyawarah justru menghadirkan kehangatan.
Usai penetapan, pengurus Masjid Besar Al Abrar akan segera menerbitkan Surat Keputusan kepanitiaan, yang menandai dimulainya kerja-kerja pelayanan umat hingga seluruh rangkaian Amaliyah Ramadan 1447 H/2026 M usai dilaksanakan
Dari sebuah rapat sederhana di awal Rajab, harapan pun disemai. Ramadan bukan hanya soal ibadah, tetapi juga tentang kebersamaan, regenerasi, dan ikhtiar menyiapkan pemimpin masa depan dari ruang-ruang masjid (sdn)
