MASJIDALABRAR.COM – Haji Guntur Mas’ud mengedepankan ketaatan zakat harta dengan penuh keikhlasan, pada Hari Jumat, 5 April 2024. Melalui Ketua Panitia Amaliyah Ramadan 1445H, ia menunaikan kewajiban zakat harta serta turut menyumbangkan uang tunai sebesar Rp1 juta, untuk memperoleh tambahan AC 2 PK, yang khusus akan dipasang di depan Imam masjid setelah perayaan Lebaran.
Tak hanya itu, dalam momentum tersebut, Haji Guntur Ma’ud juga mempersembahkan sebuah sajadah yang nyaman digunakan untuk duduk bersandar, sangat cocok bagi mereka yang usianya sudah lanjut.
Dengan guyonannya yang khas, ia menyerahkan sajadah tersebut kepada Sekretaris Masjid Besar Al-Abrar, sambil mencatatkan permintaan, agar sajadah itu tetap tinggal di masjid tanpa dibawa pulang ke rumah.
Saat itu juga, Haji Guntur Ma’ud menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat menghadiri pelaksanaan Idul Fitri di Al-Abrar. Beliau bersama keluarganya berencana mengunjungi kampung halamannya di Sengkang mulai tanggal 9 Maret, dengan perkiraan kembali ke Makassar pada tanggal 13 April 2024.
Tak hanya berhenti di masjid, zakat harta yang diserahkan juga disalurkan kepada kaum dhuafa serta sanak famili yang berada di Sengkang.
Sementara itu, suasana iktikaf terus berlangsung hingga malam terakhir Ramadan 1445H, menandai kekhusyukan umat Islam dalam mengakhiri bulan suci tersebut.
Di sisi lain, seorang teknisi handal Masjid Besar Al-Abrar, Muhammad Sariun Said, ST, telah sampai di kampung halamannya di Bau-Bau, Sulawesi Tenggara. Dari dokumentasi yang diterima, terlihat beliau sedang bersama anaknya, menyambut kehangatan di Masjid Raya Bau-Bau.

Tak ketinggalan, Sekretaris Panitia Amaliah Ramadan 1445H, Suhardi Dg Rurung, sedang berupaya menghubungi khotib Idul Fitri 1445H, untuk mendapatkan teks khotbah yang akan didistribusikan kepada panitia.
Diperkirakan, khotbah tersebut akan disampaikan pada Rabu, 10 April 2024 mendatang, dalam rangka menyemarakkan hari raya Idul fitri 1445H, seraya mengucapkan minal aidin wal faizin (sdn)
