MASJIDALABRAR.COM – Pagi itu, Jumat 10 April 2026, denyut kepedulian kembali bergaung dari Masjid Besar Al-Abrar di Jalan St. Alauddin No. 82 Makassar.
Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Yasir Syahrir, dengan penuh tanggung jawab menyerahkan dana zakat sebesar Rp6.500.000 yang berhasil dihimpun dari para jamaah kepada Baznas Kota Makassar.
Penyerahan ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan penegasan bahwa kepercayaan umat telah ditunaikan melalui jalur yang sah dan terstruktur.
Dari total dana tersebut, sekitar 70 persen akan dikembalikan oleh Baznas, menunggu proposal resmi dari pihak UPZ untuk kemudian dimanfaatkan bagi kepentingan sosial dan pemberdayaan umat.
Dalam semangat transparansi dan tata kelola yang baik, Yasir juga telah menyampaikan laporan resmi kepada pengurus inti masjid.
Bersama ketua dan sekretaris, langkah selanjutnya diarahkan pada penyusunan proposal pengajuan dana yang akan dikembalikan.
Proses ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa zakat tidak hanya terkumpul, tetapi juga tersalurkan secara tepat sasaran, menyentuh mereka yang membutuhkan, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan sosial.

Sore harinya, suasana Al-Abrar beralih dari formalitas menjadi kehangatan kebersamaan. Usai salat Asar, mantan Ketua Remaja Masjid, Suhardi Dg Rurung, mengundang para pengurus dan remaja masjid untuk santap sore bersama di lantai dasar.
Jamuan sederhana dengan menu kepala ikan, menjadi ungkapan syukur atas keberhasilannya meraih sertifikasi dari Kementerian Agama Kota Makassar.
Hadir dalam kebersamaan tersebut Ketua Masjid H. Hilal Kadir Dg Lau, Bendahara Purnomo Dg Bani, Sekretaris H. Syakhruddin DN, serta para remaja masjid—mengikat silaturahmi dalam suasana hangat yang sarat makna.
Di Al-Abrar, zakat bukan hanya angka yang berpindah tangan, tetapi juga cerita tentang amanah, kerja kolektif, dan rasa syukur yang dirayakan bersama.
Dari pagi yang khidmat hingga sore yang penuh keakraban, masjid ini terus meneguhkan perannya sebagai ruang ibadah sekaligus pusat kehidupan sosial umat (sdn)
